//
you're reading...
Artikel

Hilangnya Kasih Sayang

Manusia diciptakan oleh Allah subhana wataalah berbeda-beda, berbangsa-bangsa dan bersuku, sesunnguhnya bukan tanpa alasan , paling tidak itulah yang disampaikan oleh Allah swt dalam Al-qur’an surah Al-hujrat : 13 yaitu Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal. (Qs Al-Hujrat :13) Allah menciptakan manusia bukan untuk saling mengungguli, saling merendahkan, apalagi untuk saling menyakiti lebih-lebih untuk saling membunuh, tetapi sesungguhnya kita diciptkan untuk saling kenal-mengenal. Dari sinilah kemudian lahir kebersamaan dan kasih sayang, hanya saja kasih sayang ini menjadi barang yang sangat langkah sekarang ini., bahkan kasih sayang ini sudah berubah menjadi keburutalan, sehingga hanya karena persoalan yang kecil bisa menjadi pemicu perselisihan yang besar, bahkan dapat menjadi pemicu perang antar kelompok, tanpak mau melihat lagi ikatan diantara mereka , apakah itu ikatan bangsa, ikatan suku, ikatan keluarga bahkan ikatan agama sekalipun. Dalam Agama Islam siapapun orangnya, darimanapun asalnya dan apa pun bangsanya ketika mereka sudah bersyahadat maka biarpun dicuci tujuh laut sekalipun, mereka tetap bersaudara bagi mereka yang sudah bersaudara karena agama ini, berlaku hak dan kewajiban terhadap saudara mereka, salah satunya adalah mereka harus saling menjaga kehormatan, harta, keluarga dan darah mereka, sehingga haram hukumnya menumpahkan darah saudaranya. Jangankan menumpahkan darah sesame saudara muslim, terhadap orang diluar Islam saja tanpa alasan yang hak dilarang oleh Allah swt, bahkan hokum membunuh manusia tanpa alasan yang hak sama dengan membunuh manusia seluruhnya. Hal inilah yang kurang disadari oleh orang Islam sehingga mereka sangat akrab dengan kekerasan, bahkan terkadang hanya Persoalan sedikit saja mereka sudah saling menumpahkan darah sehingga ada orang yang sekampus sudah berani mencabutkan badik, parang teman sekampusnya, ada orang yang bersaudara kandung hanya karena pembagian harta yang dianggap tidak adil mereka sudah saling membunuh., rupanya kasih sayang di antara mereka sudah mulai hilang. Padahl Rasululah saw telah bersabda bahwa “ tidak akan masuk syurga tanpa iman, tidak dianggap beriman seseorang apabila tidak mencintai saudaranya sebagaimana mencintai dirinya sendiri” Inilah yang terjdi yaitu hilangnya rasa kasih sayang diantara mereka, tanpa mau lagi peduli terhadap saudara seagamanya, sehingga dimana-mana di atas bumi Allah yang bernama Indonesia ini tertumpah darah suadara dan tidak mau lagi tahu nasib saudaranya, terakhir peristiwa Samarinda yang melibatkan perantauan orang bugis Makassar dengan penduduk asli setempat, padahal Nabi sudah mengingatkan kita bahwa “ barang siapa yang tidak mau tahu nasib saudaranya maka ia bukan ummatku”

About these ads

About nurdinmappa

im teacher from boarding School darul Arqam Gombara Makassar

Diskusi

Belum ada komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: