//
you're reading...
TARBIYAH

Penciptaan Manusia ke 2, Hawa

Menurut Hadits, Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam

Dari Abi Hurairah :

Berilah nasehat pada wanita secara baik karena karena sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok , dan sesungguhnya sebengkok-bengkok sesuatu yaitu tulaang rusuk bagian atas.  Maka jika kamu (mencoba) meluruskan dengan kasar akan patahlah ia dan jika dibiarkan akan tetap bengkok, maka nasehatilah wanita itu dengan baik. (HR. Bukhari).

– Hawa Pasangan hidup Adam As. (QS. 04: 01).

Kesimpulan : Tidak ada pertentangan mengenai asal kejadian manusia.

Tanah  ———-> Tumbuhan ———> Manusia , sperma dan ovum

Proses Kejadian Keturunan Adan dan Hawa Melalui Hub. Seksual

– Berasal dari sari pati tanah (QS. 23:12)

Sari pati tanah menghsilkan sperma pada kelamin jantan dan ovum pada kelamin betina.

– Sperma + ovum = Air mani ( Nuthfah) yang tersimpan dalam qararin makin (tempat kokoh) = rahim.

(QS. 23: 13, 32: 08, 16: 04, 36 : 77)

– Sifat-sifat air Mani yang membuahi :

* air yang dipancarkan (86:5 -7)

* Air yang tercampur /amasyaj ( 76 :02)

* Cairan yang hina ( 77 : 20).

– Berproses menjadi :

* Alaqah (sesuatu yang melekat)

* mudahgah (segumpal daging)

* izhom (tulang belulang)

* Izham lahman (tulang yang dibungkus daging)

* Jadi mahkluk yang berbentuk lain , ( 23: 14, 22:5, 40:67, 96:2, 75:37-38

– Proses perubahan dari tingkat ketingkat berikutnya, memerlukan waktu selama 40 hari setiap perubahan.

Hadits : dari Abu Abdurrahman, abdullah bin mas’ud ra, katanya ” Rasululah SAW pernah bercerita kepada kami dimana beliau adalah orang yang benar dan dibenarkan oleh orang lain ” sesungguhnya salah seorang di antara kamu terhimpun ke jadian dalam perut ibunya selama 49 hari berupa mani, kemudian berubah menjadi darah selama 40 hari.  Kemudian Malaikat diperintahkan untuk memproses kepadanya.  Maka Malaikat diperintahkan menulis 4 kalimat yaitu : ajalnya, rezki, amalnya dan nasib baik atau buruknya (HR. Bukhari-Muslim).

– Ditiupkan ” ruh” ke dalam tubuhnya 15:29, 32: 09.

– Diangkat syahadatnya, (syahadat pertama) 07: 172 -173.

Syahadat pertama I adalah fitrah kejadian manusia QS. 30 :30

Hadits : “ setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci), maka ibunyalah yang dominan menjadikan apakah anaknya tersebut kelak menjadi Majusi, Yahudi atau Nasara”

* Catatan : Fitrah (suci) = Tauhid ———> Islam.

– Lahir sebagai bayi  (22:5, 40:67).  Allah mengeluarkan manusia dari perut ibu dalam keadaan tidak tahu apapun (16:78)  maka diberi indra (hati, mata, telinga), agar bersyukur (16 :78, 31:12, 32: 9).

————–> Jasmani ————-> Kebutuhan   ———–> Materi

Manusia  ————–> Ruhani                                                       ———–> in  materi

—————> Fikir  —————-> Tarbiyah ————-> in materi

Ketiga unsur diri manusia di atas dalam memperoleh kebutuhannya, baik materi maupun in materi, harus seimbang (Tawazun).

Setelah mempelajari proses kejadian manusia diharapkan :

– Mengenal Allah (Rabb) dan mengenal diri manusia, agar tumbuh Iman kepada Allah secara sadar.

– Menekan sifat-sifat “ego” dalam diri manusia yang cendrung menyesatkan.

– Mengatur secara sadar untuk:

i. Bersyukur kepada Allah.

ii. Berbakti kepada Ibu- bapak , 31 :12 -15.

Iklan

About nurdinmappa

im teacher from boarding School darul Arqam Gombara Makassar

Diskusi

3 thoughts on “Penciptaan Manusia ke 2, Hawa

  1. Assalamualaikum wr.wb,
    cerita mengenai penciptaan hawa dari tulang rusuk adam ini tidak berilmiah.
    sebenarnya cerita yg tepat adalah begini.
    saat adam tertidur,Allah telah memberikan adam mimpi mengenai calon isterinya hawa, sehingga terpancurlah air dari tulang sulbinya dan daripadanya Allah membentuk isterinya.
    alquran adalah kitab yg penuh dengan hikmah, kitab yg sangat tinggi kedudukannya disisi Allah,jadi bacalah dengan tartil agar mengerti firman Allah.

    seperti firmanNYA pada surat al Ghafir ayat 67 yg berbunyi:“Dialah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).”

    Dengan ayat ini jelaslah bahwa asal kejadian adam pertama dari tanah dan kemudian dari mani adam untuk menjadikan isterinya dan seterus keturunannya.

    wassalamualaikum wr.wb,

    sayyid

    Posted by sayyid | Januari 13, 2015, 7:38 am
    • ayat yang anda terangkan tidak ada hubungannya dengan penciptaan Hawa… tetapi itu berhubungan dengan penciptaan Adam dan anak turunannya… mengenai penciptaan Hawa dari tulang rusuk itu dijelaskan dalam hadits
      Dalam riwayat Al-Imam Muslim rahimahullahu disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

      إِنَّ الْمَرْأَةََ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ, لَنْ تَسْتَقِيْمَ لَكَ عَلَى طَرِيْقَةٍ, فَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اِسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيْهَا عِوَجٌ, وَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهَا كَسَرْتَهَا وَكَسْرُهَا طَلاَقُهَا

      “Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk, ia tidak bisa lurus untukmu di atas satu jalan. Bila engkau ingin bersenang-senang dengannya maka engkau bisa bersenang-senang dengannya namun padanya ada kebengkokan. Jika engkau memaksa untuk meluruskannya, engkau akan memecahkannya. Dan pecahnya adalah talaknya.”

      Posted by nurdinmappa | Maret 12, 2016, 3:01 pm
  2. Assalamualaikum wr.wb,

    sdra nurdinmappa,

    Penciptaan alam semesta dan segala makhluk adalah dengan proses bukan seperti dugaan kaum yahudi dan nasrani yg bodoh dalam pengertian agama mereka.Kun fayakun bagi Allah bukan bim salabim dugaan kaum yahudi dan nasrani.
    pada kitab kaum yahudi bahwa hawa tercipta dari tulang rusuk adam, apakah pantas bagi kita untuk mengikuti kaum yahudi yg notabene selalu membangkang kepada Allah? mereka tidak akan senang apabila kita tidak mengikuti mereka.

    coba perhatikan ayat ini dengan baik , _″Hai sekalian manusia bertaqwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kalian dari ′diri yang satu′ (nafs wahidah), dan darinya Allah menciptakan pasangannya (zawjaha), dan dari keduanya Allah mengembangbiakkan laki-laki dan wanita banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kalian saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.″ (QS. An-Nisa′(4):1)_

    Allah S.W.T bukan tukang sulap tetapi pencipta ( Faatir )

    kitab alquran adalah kitab yg sangat tinggi nilainya, kitab yg penuh dengan hikmah dan berilmiah.
    kitab alquran tidak akan bisa diubah hingga kiamat tiba walaupun yahudi dan nasrani selalu mencoba merubah dengan cara penafsirannya.

    Nabi muhammad s.a.w sebenarnya tidak pernah bersabda seperti ini: _Wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, sementara yang paling bengkok itu bagian teratasnya. Jika engkau bersikeras meluruskannya, ia akan bengkok selamanya. Maka nasihatilah wanita dengan cara yang baik. (HR. Bukhari Muslim)_

    tetapi ini :_Wanita itu seperti tulang rusuk yg bengkok . Jika engkau bersikeras meluruskannya, ia akan patah. Maka nasihatilah wanita dengan cara yang baik. (HR. Bukhari Muslim)_

    yg selalu mengubah hadis adalah yahudi dan nasrani.

    firman Allah atas penciptaan manusia pada surat al insaan ayat 2 dengan jelas,

    Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.

    ayat ini menerangkan seluruh manusia yaitu ; adam,hawa dan seluruh keturunannya.

    Ayat ini menerangkan MANI YG BERCAMPUR tanpa bersetubuh dan bersetubuh.
    kejadian adam adalah di surga yaitu mani yg bercampur tetapi tidak bersetubuh dan kejadian hawa adalah dari diri yg satu surat an nisa ayat 1 yaitu dari Adam sendiri yg telah SEMPURNA atas kejadiannya, dari cel mani (sperma) dari tulang sulbi Adam dan kejadian hawa juga di surga tanpa bersetubuh.

    Allah tidak mengulangi penciptaan hawa dari tanah karena Adam sudah sempurna menjadi manusia, jadi dari kesempurnaan kejadian Adamlah Allah menciptakan istrinya (Hawa) agar keduanya menjadi manusia yg sempurna yg saling membutuhkan satu sama yg lain.
    jika siti Hawa dijadikan dari tanah bekas adam sudah tentu Adam dan siti Hawa tidak membutuhkan satu dengan yg lain.

    Allah menjadikan segala-galanya dengan proses berdasarkan sunnatulahNYA.

    Allah tidak pernah memberikan ilmu kepada kaum kafir (yahudi dan nasrani) dan barang siapa mengikuti mereka adalah salah satu dari mereka.

    Wassalamualaikum wr.wb,

    ustad sayyid

    Posted by sayyid | Februari 5, 2017, 3:41 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: