//
you're reading...
AIK VI

Zakat

Zakat adalah salah satu rukun Islam, dapat berarti kesuburan,bersih, kemakmuran  atau bahgian dari harta yang harus dikeluarkan dan hukumnya wajib. Karena perintah Allah dalam Al-qur’an  s. Attaubah:103

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya do`a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Kalau diperhatikan ayat-ayat Al-qur’an mengenai  perintah shalat, maka kita akan mendapatkan  bahwa ternyata selalu dikaitkan dengan perintah mengeluarkan zakat, sehingga wajibnya shalat sesungguhnya sama dengan wajibnya zakat, sehingga kita lalu menyadari kenapa Khalifah Abu Bakar memerangi orang yang menolak mengeluarkan zakat, karena dianggapnya bahwa orang yang enggang mengeluarkan zakat itu sama dengan orang yang menolak perintah shalat alias murtad.  Kalau kita perhatikan surah Al-maun, memang Allah memasukkan orang-orang yang enggang memberi makan orang-orang miskin itu sebagai orang yang mendustakan Agama ALlah , sebagai mana firmannya :

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.  Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,orang-orang yang berbuat riya. dan  enggan (menolong dengan) barang berguna. (QS. Al-maun :1-7)

Salah satu yang menjadi sasaran zakat adalah orang-orang yang miskin, pada ayat diatas menjelaskan orang-orang yang mendustakan agama Allah salah satunya adalah orang yang enggang memberi makan kepada orang miskin.

orang -orang yang berhak mendapatkan  bagian dari zakat  seperti yang difirmankan Allah dalam Al-qur’an surah Attaubah : 60

Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Menurut ALlah swt disurah Attaubah :60 bahwa orang-orang yang berhak mendapatkan zakat itu ada  8 golongan yaitu 1. Orang-orang fakir yaitu orang-orang yang tidak  memiliki sumber pendapatan, sehingga dalam hidupnya mereka serba kekurangan, bahkan nyaris tidak ada yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

2. Orang-orang miskin yaitu orang-orang yang memiliki pekerjaan tetapi tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya

3. Pengurus-pengurus zakat (Amil zakat) yang pekerjaannya meman hanya mengurusi zakat kaum muslimin

4. Para Muallaf yaitu orang-orang yang baru masuk Islamdimana hatinya sedang dibujuk.

5. Orang yang memerdekakan budak

6. orang-orang yang berhutang,

7. untuk orang berjihad untuk jalan Allah

8.  dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan,

Dealapan golongan inilah yang berhak untuk mendapatkan zakat terutama untuk zakat mal (zakat harta), sedangkan untuk zakat fitrah terutama ditujukan kepada fakir dan miskin saja, terutama untuk membantu mereka dalam menghadapi hari raya idul fitri.

Adapun harta yang kena wajib zakat adalah :

  1. Harta perdagangan, hasil usaha, harta simpanan berupa emas, perak dan uang misalnya emas 93,6 gram , kadar yang harus dikeluarkan adalah 2,5%  pertahun.
  2. Hasil bumi pertanian , perkebunan, tambak ikan,, dan sejenisnya , garam nisabnya 750 kg, kadarnya harus dikeluarkan 10% apabila dengan ait hujan dan 5% apabila dialiri dengan air dan dibeli seperti pompanisasi  setiap panen.
  3. Binatang ternak yang terdiri atas:  40-120  ekor kambing atau domba dikeluarkan seekor umur 1 masuk 2 tahun, 121-200 kambing atau domba dikeularkan 2 ekor umur masuk 2 tahun, 30-39 ekor sapi atau kerbau dikeluarkan 1 masuk 2 tahun, 5- 9 ekor unta dikeluarkan seekor kambing umur 2 atau seekor domba umur 1 tahun.
  4. 25-35 ekor unta dikeluarkan seekor anak unta umur 1 tahun.
  5. Barang tambang, temuan dan tangkapan ikan dilaut atau ditemukan atau diperoleh sebagai kekayaan alam yang terpendam sebagai kekayaan alam yang terpendam diperut bumi atau dilaut atau didasar laut harus dikeluarkan zakatnya 20%.

About nurdinmappa

im teacher from boarding School darul Arqam Gombara Makassar

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: