//
you're reading...
Artikel

Waktu Imsak Bid’ah

Imsyak artinya menahan, hal ini ditujukan kepada orang yang berpuasa dimana  ketika waktu imsak sudah masuk maka orang yang berpuasa tidak boleh lagi makan dan minum serta bercampur dengan istri. Waktu imsyak ini ditetapkan menjelang waktu shalat subuh yuaitu sekitar 10 menit sebelum subuh. Pada zaman dahulu yaitu zamannya imam nawawi di Mesir malah adalagi yang lebih hebat  sebagai tanda imsyak atau menahan yaitu melakukan azan 20 menit sebelum fajar (subuh).

Kalau imsyak ini dimaksudkan sebagai suatu tanda hati-hati, mungkin ada kebaikannya, tetapi  ketika ada seorang yang  bangun agak lambat katakanlah sekitar 10 menit  sebelum  shalat subuh, lalu ia sudah tidak makan lagi dengan alasan waktu imsyak sudah masuk, tentu ini dapat dikatakan menganiyah diri atau mengikuti syariat baru. Kenapa karena Allah sendiri mengajarkan kepada kita bahwa waktu makan sesungguhnya adalah sampai terbit fajar. Coba kita perhatikan Al-qur’an  surah Al-Baqarah :

Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan Puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma`af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri`tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa. (QS  Al-Baqarah :187)

Pada ayat diatas jelas sekali bahwa  waktu makan dan minum serta menggauli istri adalah sampai dapat dibedakan antara  benang putih dari benang hitam yaitu fajar.

Menurut Hadits Nabi Muhammad sw, yang dirawikan oleh Bukhari bahwa “ janganlah menhentikan sahur kamu karena azannya Bilal, sedangkan  Bilal menurut Aisyah RA  melakukan azan pada waktu malam,  dan menurut Nabiullah Muhammad Saw, bahwa makan- minumlah sampai azanya Ummi Maktum, sesungguhnya tidak diazan sampai muncul fajar.

Jadi jelas baik Allah maupun Nabiullah Muhammad Saw, membolehkan kita makan dan minum sampai terbit fajar (azan subuh), sehingga larangan untuk tidak makan dan minum 10 menit sebelum waktu azan jelas adalah hal baru yang dibikin oleh manusia, yang sampai sekarang  kalau ditelesuri siapa yang membuat imsyak itu , tidak jelas! Sehingga imsyak itu termasuk syariat baru atau biasa disebut Bid’ah  sedangkan bid’ah itu adalah kesesatan dan kesesatan itu tempatnya di Neraka!

About nurdinmappa

im teacher from boarding School darul Arqam Gombara Makassar

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: