//
you're reading...
Artikel

Menpertuhankan Ramadhan

Alhamdulillah Bulan Ramadhan datang setiap tahun, bahkan kalau kita kembali ke sejarah pertama  diperintahkannya puasa , yaitu tahun ke dua hijrahnya Nabi Kita Muhammad Saw, lalu  sampai sekarang yang sudah memasuki tahun ke 1431 H, berarti ramadhan sudah hadir kepada ummat Islam sebanyak 1429 Kali, berarti ummat Islam sudah melakukan puasa sebanyak 1429 kali. Suatu ibadah yang sudah berumur lama.

Seharusnya ummat Islam dalam menjalankan puasa dan Ibadah apa saja dalam bulan Ramadhan sudah mampu melaksanakan puasa ini dengan baik tampa adalagi kesalahan. Kenyataannya masih banyak ummat Islam yang masih salah presepsi terhadap bulan ramadhan, buktinya banyak diantara ummat Islam nanti rajin ibadah ketika ramadhan tiba, tengoklah prilaku ummat Islam, ada yang rajin ke mesjid ketika ramadhan, ada yang rajin tutup urat, bahkan prilaku sebagian kelompok masyarakat kita jika memasuki ramdhan ini semua menutup aurat tapi setelah ramdhan mereka kembali membuka pakaian yang menutupi auratnya, bahkan ditelevisi kita sering mendengar iklan” berpakainlah yang tertutup selama ramadhan, na uzu billah. Begitu pula pemerintah kita, dibulan ramadhan ini ramai-ramai menutup tempat -tempat maksiat, sementara di bulan yang lain mereka mengizinkan bukan kembali.

Penomena ini menunjukkan betapa ramadhan itu sangat dihormati, tetapi mereka tidak menghormati yang menciptakan Ramadhan, sekiranya mereka hormat  kepada yang mengciptakan bulan suci ini tentu mereka akan tetap ibadah dan taat  pada saat di bulan yang lain, karena Allah tetap eksis di bulan yang lain. Jadi ummat ini seolah-olah  mempertuhankan bulan Ramadhan, dan mengabaikan Allah sebagai tuhannya, Inilah barangkali maknanya kenapa Rasululah dalam doa ” menyambut Ramadhan menutup doanya dengan kata-kata ” Tuhanku dan Tuhan-Mu  bulan ramdhan adalah Allah, karena mungkin Nabi menyadari bahwa kelak dikemudian hari banyak  ummatnya yang mempertuhankan bulan ramadhan, bukan Allah yang dijadikan sebagai tuhan untuk disembah, tetapi mereka hanya menyembah bulan Ramdhan!, Allahu ‘alamu bissawab!

About nurdinmappa

im teacher from boarding School darul Arqam Gombara Makassar

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: