//
you're reading...
AIK IV

Ibadah

A.      Pengertian Ibadah

“ Menjadikan Allah sebagai setu-satunya Dzat  yang disembah (Ma’bud), dan menjadikan dirinya sebagai penyembah (A’bid) hanya kepada Allah saja, dengan berdasar pada ketentuan-ketentuan-Nya”

114.  Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang Telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu Hanya kepada-Nya saja menyembah.

(QS. !6:114)

37.  Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah yang menciptakannya, jika ialah yang kamu hendak sembah. (QS. 41:37)

Dalam buku “Al-Ubudiyah,Syaikul Islam Ibnu Taimiyah memberikan pengertian Ibadah yaitu Sebuah kata yang menyeluruh , meliputi apa saja yang dicintai dan diridhai Allah, menyangkut ucapan dan perbuatan yang tidak tampak maupun yang tampak seperti shalat, zakat, shaum, hajji, berkata-kata yang benar ,menunaikan amanh, berbuat baik kepada orang tua, bersilaturrahmi, memenuhi janji. Menyuruh berbuat yang  ma’ruf melarang dari perbuatan mungkar , berperang melawan  kekufuran dan kemunafikan . lemah lembut  terhadap tetangga dan anak yatim, menyantuni orang-orang miskin, ibnu sabil . hamba sahaya dan binatang, berdoa dan zikir, membaca Al-quran dan sebagainya.

B.      Karesteristik Ibadah Dalam Islam

Seluruh  aktivitas yang dilakukan oleh ummat Islam haruslah bernilai ibadah, untuk itu mutlak memenuhi unsur-unsur :

1.       Iman , yaitu sebagai landasan  (10 : 09)

2.       Ihlas sebagai motivasi ( 26 :89, 98 : 05)

3.       Islam sebagai pedoman ( 03: 19,85 dan 06: 162-163)

4.       Ilmu sebagai alat (17:36, 31:15)

5.       Ihsan sebagai control  dan benteng ( 53 :31-32, 27 :89)

Ibadah dapat di bedakan menjadi dua yaitu ibadah khas( khusus) dan ibadah am (umum), kedua ibadah ibadah ini memiliki karesteristik yang beda, menurut kaidah uzul bahwa, ibadah khas kerjakan selama itu  ada perintahnya jika tidak ada jangan coba-coba laksanakan,sedangkan ibadah am kerjakan selama tidak ada larangannya, jika ada larangan segera hentikan.

Ibadah Khas memiliki syarat-syarat :

–          Dilandasi oleh tauhid  :

a.       Tiada ibadah tanpa tauhid

 

 

Sesungguhnya ibadah dikatakan ibadah apabila dengan tauhid (Muhammad Ibnul Wahab)

b.       Tidak mensyarikatkan Allah

Di dalam  ibadah tidak boleh mensyarikatkan Allah,

(Qs. 29:56, 18:110, 31:13, 39:05, 04:48,116 dan 109:01-09)

–          Mengikuti Sunnah Nabi Muhammad Saw

a.       Ibadah yang tidak mengikuti sunnah Nabi tertolak

 

Barang siapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada perintah dari saya maka dia itu tertolak (HR. Muslim)

b.       Semua bid’ah sesat.

 

Semua bidah adalah sesat dan semua kesesatan tempatnya di Neraka (HR. Muslim)

C.      Fungsi ibadah

Setiap ibadah yang kita lakukan memiliki fungsi yang berbeda, misalnya

a.       Shalat, berfungsi sebagai :

–          Pencegah dari perbuatan kejahatan dan kemungkaran

ã@ø?$# !$tB zÓÇrré& y7ø‹s9Î) šÆÏB É=»tGÅ3ø9$# ÉOÏ%r&ur no4qn=¢Á9$# ( žcÎ) no4qn=¢Á9$# 4‘sS÷Zs? ÇÆtã Ïä!$t±ósxÿø9$# ̍s3ZßJø9$#ur 3 ãø.Ï%s!ur «!$# çŽt9ò2r& 3 ª!$#ur ÞOn=÷ètƒ $tB tbqãèoYóÁs?

Bacalah apa yang Telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS.29 :45)

–          Pembeda antara orang mukmin dengan orang kafir

Batas antara seseorang dengan kekafiran yaitu meninggalkan shalat (HR.)

–          Ciri seorang mukmin

–          Tiang agama

–          Penentu diterima ditolaknya amal kita

Yang  pertama-tama dihisab pada hari kiamat adalah shalat, apabila baik maka baiklah semua amalnya, jika  rusak maka rusak pulalah semua amal. (HR)

b.       Puasa, berfungsi  untuk mengangkat  derajat manusia menjadi orang yang bertkawa

$yg•ƒr’¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä |=ÏGä. ãNà6ø‹n=tæ ãP$u‹Å_Á9$# $yJx. |=ÏGä. ’n?t㠚úïÏ%©!$# `ÏB öNà6Î=ö7s% öNä3ª=yès9 tbqà)­Gs? ÇÊÑÌÈ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (Qs. 2:183)

c.        Zakat , berfungsi sebagai pembersih diri dan harta

õ‹è{ ô`ÏB öNÏlÎ;ºuqøBr& Zps%y‰|¹ öNèdãÎdgsÜè? NÍkŽÏj.t“è?ur $pkÍ5 Èe@|¹ur öNÎgø‹n=tæ ( ¨bÎ) y7s?4qn=|¹ Ö`s3y™ öNçl°; 3 ª!$#ur ìì‹ÏJy™ íOŠÎ=tæ ÇÊÉÌÈ

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan[658] dan mensucikan[659] mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Allah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS.09:103)

D.      Hikmah Ibadah

–          Membuat Jiwa tentram

–          Mendekatkan diri kepada Allah

–          Menghilangkan sifat-sifat jelek dalam diri

–          Membina hubungan baik dengan sesama manusia

Dll

 

About nurdinmappa

im teacher from boarding School darul Arqam Gombara Makassar

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: