//
you're reading...
Artikel

Ulat Buluh Peringatan Allah?

Ulat buluh semakin ganas dan sudah menyerang Bali, Marunda, dan semarang serta prubalinggo, ini berarti serangan ulat bulu semakin meluas, dan semakin parah. Para ahli kerjanya berteori dengan segenap ilmunya, tetapi sampai sekarang belum bisa dikendalikan, akankah ulat buluh ini akan menyerang seluruh Jawa, Madura, sumatera, Kalimantan dan Sulawesi serta pulau-pulau lain? Kita berdoa mudah-mudahan tidak setelah sempat di atasi.
Peristiwa –peristiwa, Tusanami, ulat berbuluh, Kelelawar dan kupu-kupu yang menyerang tiba-tiba mengingatkan kita kepada azab yang pernah menimpa bangsa mesir di bawah kekuasaan Firaun, ketika mendustakan Nabi Musa, menbantai anak laki-laki Bani Israil dan membunuh tukang-tukang sihir yang beriman kepada Nabi Musa, Akhirnya dengan congkak Fir’aun dan pembantu-penbantunya menyatakan kepada Nabi Musa:
Mereka berkata: “Bagaimanapun kamu mendatangkan keterangan kepada kami untuk menyihir kami dengan keterangan itu, Maka kami sekali-kali tidak akan beriman kepadamu”. (QS.7 :132)
Karena kecongkakan, kedzaliman dan taqlik buta mereka maka Allah swt menyiksa mereka dengan berbagai siksaan dan membinasakan mereka kemudian memberikan kekuasaan kepada Bani Israil , dikisahkan dalam Al-quran Surah Al’araf : 133-137
133. Maka kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah[558] sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.
134. Dan ketika mereka ditimpa azab (yang Telah diterangkan itu) merekapun berkata: “Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhamnu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu[559]. Sesungguhnya jika kamu dapat menghilangkan azab itu dan pada kami, pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu”.
135. Maka setelah kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, tiba-tiba mereka mengingkarinya.
136. Kemudian kami menghukum mereka, Maka kami tenggelamkan mereka di laut disebabkan mereka mendustakan ayat-ayat kami dan mereka adalah orang-orang yang melalaikan ayat-ayat kami itu.
137. Dan kami pusakakan kepada kaum yang Telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya[560] yang Telah kami beri berkah padanya. dan Telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. dan kami hancurkan apa yang Telah dibuat Fir’aun dan kaumnya dan apa yang Telah dibangun mereka[561].
Ada dua penyebab orang tidak menerima kebenaran yaitu sombong (congkak ) dan taklik buta.
170. Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang Telah diturunkan Allah,” mereka menjawab: “(Tidak), tetapi kami Hanya mengikuti apa yang Telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami”. “(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?”.
Begitu pula ada dua penyebab kenapa suatu bangsa dibinasakan, yaitu mendustakan Rasul dan berbuat Dzalim
59. Dan Itulah (kisah) kaum ‘Ad yang mengingkari tanda-tanda kekuasaan Tuhan mereka, dan mendurhakai rasul-rasul Allah dan mereka menuruti perintah semua Penguasa yang sewenang-wenang lagi menentang (kebenaran).

About nurdinmappa

im teacher from boarding School darul Arqam Gombara Makassar

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: